Tampilkan postingan dengan label tutor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutor. Tampilkan semua postingan

Teknik vocal vers. II

0

Teknik vocal vers. II

Pembentukan Suara

Hy sobat – sobat semua, kali ini riel pengen ngebahas teknik vocal yakni pembentukan suara, setelah kita ketahui bersama bahwa untuk menjadi seorang vokalis yang baik di butuh kan latihan – latihan yang baik. Setelah kita memahami teori dan segala hal yang harus di perhatikan dalam bernyanyi ini khusus nya yang telah kita bahas pada teknik vocal vers. I pada postingan yang lalu.disini
Nah!, sekarang kita masuk dalam wacana yang bisa ngebantu sobat – sobat semua khusus nya yang berminat dalam bernyanyi untuk melakukan latihan di rumah. Siiip dah,,, riel ga’ akan memperpanjang intermezzo langsung aja ni di bawah ini terdapat cara latihan yang bisa sobat – sobat coba lakukan.

Pembentukan suara adalah usaha untuk membentuk suara yang baik dengan cara melatih alat – alat suara agar cepat berfungsi semaksimal mungkin.suara yang resonansinya sesuai akan terdengar makin bagus.
Baik tidaknya suara yang di hasilkan oleh kondisi alat suara yang tedapat di dalam rongga mulut. Untuk mendapatkan bentuk suara yang baik (untuk vocal dan drama) diperlukan latihan sebagai berikut.

# Latihan rahang bawah
Dalam keadaan santai, rahang bawah di gerakan sejauh mungkin kebawah lalu di gerakkan ke kiri dan ke kanan. Ucapkan : pa pa pa pa, ba ba ba ba, ma ma ma ma, wa wa wa wa, ya ya ya ya, dalam tempo yang agak cepat.

# Latihan bibir
• Rahang bawah / gigi terkatup, bibir di tarik kesamping lalu di kerucutkan ke depan.
• Mulut terbuka, kedua bibir di lipat ke dalam di antara gigi seri atas dan bawah.
• Buatlah suara brrr (deru mobil) sepanjang mungkin.
• Buatalah posisi A, I, U, E, O bergantian dengan atau tanpa suara.

# Latihan lidah
• Julurkan lidah sepanjang mungkin dengan ujungnya terkait pada gigi seri atas atau bawah bergantian.
• Lidah di julurkan lalu di gerakkan ke kiri dan ke kanan, ke atas dan ke bawah.
• Lidah di julurkan, secara bergantian di tegakkan dan di lemaskan.

# Latihan langit – langit lunak
Posisi rongga mulut siap mengucapkan b dan m, d dan n, k dan ng secara berganatian dalam keadaan mulut tertutup.

# Latihan suara / vokalis
• Menyanyikan berbagai tingkatan tangganada. Di mulai dari tangganada bernada sedang, makin rendah lalu makin tinggi.
• Menyanyikan berbagai variasi interval dengan solmisasinya.
• Latihan diiringi instrument musik harmonis.
• Usahakan suara yang terbentuk merupakan resonan.

»»  READMORE...

Teknik Vokal

0

Teknik Vokal

Pernapasan dan Frasering

Hy guys,,, ketemu lagi,,, kali ini riel Cuma pengen mengangkat sebuah rubric yang di anggap pantas buat di perhatiin oleh para sobat semua.

Dalam teknik vocal ada dua macam pernapasan, yaitu pernapasan dada, perut dan diafragma. Pada pernapasan dada, dada membusung ketika menarik napas. Tenggorokan atau leher tempat alat – alat suara di dekat dada juga ikut menjadi tegang. Sehingga, suara yang di lontarkan terkesan kaku. Pada pernapasan perut, perut menggembung ketikan menarik napas. Cara ini tidak membuat suara kaku namun lontaran suara kurang kuat karena perut jauh letaknya dari pita suara atau alat suara di leher.
Pada pernapasan diafragma, bagian yang menggembung ketika menarik napas adalah sekitar diafragma, samping dan punggung. Pernapasan ini lah yang ideal karena suara yang dilontarkan cukup kuat dan tidak terkesan kaku.

Perbedaan sirkulasi udara dalam bernyanyi adalah sebagai berikut :

Tarik napas → langsung bicara → istirahat → tarik napas, dan seterusnya.
Tarik napas → tahan napas sebentar → menyanyi → tarik napas, dan seterusnya.

Agar dapat menyanyi dengan baik diperlukan latihan pernapasan. Lakukanlah latihan pernapasan seperti berikut:

• Berdiri tegap dengan kedua kaki sedikit terbuka, kedua lengan tergantung di samping. Usahakan dan rasakan seluruh anggota badan dalam keadaan santai.
• Hiruplah pernapasan melalui hidung seraya mengangkat kedua lengan kesamping hingga sejajar dengan bahu.
• Tahan napas sebentar sambil berusaha menghilangkan ketegangan di bagian leher (jika ada) dengan menggerakkan kepala ke berbagai arah.
• Sambil menurunkan lengan, hembuskan napas sehemat mungkin melalui mulut dengan suara sssss atau ffffff agar dapat diketahui merata atau tidak.
• Usahakan agar gerak lengan yang menurun dan suara desis dapat habis bersamaan sewaktu mencapai sisi badan. Sehingg, dapat diperkirakan panjang, pendeknya napas yang nantinya berguna untuk frasering.
• Latihan dilanjutkan tanpa menggerakan lengan dengan suara a i u e o yang di dahului oleh konsonan seperti l, m, n, ng, s. gunakan nada sedang setelah itu gunakan nada rendah atau nada tinggi.

Frasering adalah pengambilan napas pada bagian – bagian yang tepat sesuai dengan pembagian frase atau kalimat lagu. Kesesuaian frase atau kalimat lagu dengan frase atau kalimat syair merupakan salah satu syarat lagu yang baik karena memudahkan si penyanyi menentukan fraseringnya.

»»  READMORE...

Copyright © utak atik Photoshop

Sponsored By: PremiumDesigned By: Habib Blog and Mr. B